A.SISTEM EKONOMI ISLAM
Islam telah mengatur kehidupan manusia dengan ketentuan-ketentuan yang semestinya.Perilaku orang muslim dalam bidang ekonomi selalu diorientasikan pada peningkatan keimanan, karena tanpa keimanan kemuliaanpun tidak dapat ia dapatkan. Bagi seorang muslim melakukan aktivitas ekonomi dengan orang lain sebagai bagian dari perilaku untuk memenuhi tanggung jawabnya di hadapan Allah, maka bekerja akan menjadikan seorang muslim untuk tetap istiqomah. Hal ini menjadikan seorang muslim dalam bekerja tidak hanya memenuhi kebutuhan materi tetapi juga terpenuhi keridhoan Illahi. Karena bagi seorang muslim bekerja merupakan proses ia mencari jawaban; “untuk apa Allah menghidupkan ia di dunia”.
Implementasi dari pemahaman islam akan membentuk kehidupan islami dalam masyarakat yang secara langsung akan mempengaruhi beberapa aspek kehidupan,diantaranya aspek ekonomi. Oleh karena itu, praktek system ekonomi islam tidak identik dengan sistem kenegaraan dibeberapa negara Timur Tengah yang menggunakan islam sebagi sumber dasar Negaranya. Sistem ekonomi lebih berkaitan dengan bangunan masyarakat yang perilakunya didasarkan atas sumber islam al-Qur’an dan al-hadits dimana system ekonomi islam bisa dipraktekkan dimasyarakat manapun juga.
1) Kebebasan Individu
2) Hak Terhadap Harta
3) Ketidaksamaan ekonomi dalam batas yang wajar
4) Jaminan sosial
5) Distribusi kekayaan
6) Larangan menumpuk kekayaan
7) Kesejahteraan individu dan masyarakat
B.Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem ekonomi kapitalis dipengaruhi oleh semangat mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dengan sumberdaya yang tebatas. Usaha kapitalis ini didukung oleh nilai-nilai kebebasan untuk memenuhi kebutuhan.(Pemahaman ini didasari oleh pemahaman Adam Smith,bahwa keseimbangan pasar karena manusia mementingkan diri sendiri.
v Beberapa kecenderungan dalam Sistem Ekonomi Kapitalis:
a) Kebebasan memiliki harta secara perorangan
b) Kebebasan ekonomi dan persaingan bebas
c) Ketimpangan ekonomi
v Kecenderungan Kebaikan Sistem Ekonomi Kapitalis:
a) Kebebasan
b) Meningkatkan produksi
c) Profit motif
v Kecenderungan Kelemahan Sistem Ekonomi Kapitalis:
a) Tidak merata
b) Tidak selaras
c) Maksimasi profit
d) Krisis moral
e) Matrialistis
f) Mengesampingkan kesejahteraan
C. Sistem Ekonomi Sosialisme
Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran bersama.Filosofi ekonomi sosialis, adalah bagaimana bersama-sama mendapatkan kesejahteraan.Perkembangan sosialisme dimulai dari kritik terhadap kapitalisme yang pada waktu itu kaum kapitalis atau kaum borjuis mendapat legitimasi gereja untuk mengeksploitasi buruh. Pemikiran sosialis meletakkan unsur kemanusiaan pada posisi paling tinggi,lebih tinggi dari alat produksi.
Bila alat produksi menguasai manusia maka manusia akan kehilangan esensi kemanusiaannya. Ia akan menjadi bagian dari alat produksi tersebut sehingga menjadikan kehidupan manusia seperti mesin sebagaimana “kehidupan”alat produksi.Sampai akhirnya menjauhkan manusia untuk mengenal fungsinya sebagai manusia.
Mark mengatakan: Pekerjaan atas dasar paksaan tanpa dasar suka rela maka merupakan kerja paksa.Pekerjaan tidak memuaskan kebutuhannya tapi semata-mata merupakan alat untuk memuaskan kebutuhan orang lain, yaitu para majikan kapitalis yang emperalat kaum buruh untuk memperoleh keuntungan. Jadi kapitalisme menurunkan derajat kemanusiaan para buruh yang merosot menjadi setingkat dengan barang komoditi.
Ø Kecenderungan Sistem Ekonomi Sosialis:
a) Pemilkan harta oleh Negara
b) Kesamaan ekonomi
c) Disiplin politik
Ø Kecenderungan Kebaikan Sistem Ekonomi Sosialis:
a) Disediakannya kebutuhan pokok
b) Didasarkan perencanaan Negara
c) Produksi dikelola oleh Negara
Ø Kecenderungan Kelemahan Sistem Ekonomi Sosilis:
a) Sulit melakukan transaksi
b) Membatasi kebebasan
c) Mengabaikan pendidikan moral
Perbedaan Antara Sistem Ekonomi Islam dan Ekonomi Kapitalis | ||
No | Islam | Kapitalis |
1 | Sumbernya dari al Qur'an, | Sumbernya dari fikiran dan |
al-Sunnah dan ijtihad | penglaman | |
2 | Berpandangan dunia holistik | Berpandangan dunia solir |
3 | Kepemilikan individu terhadap | Kepemilikan individu terhadap |
kapital dan nisbi | kapital dan mutlak | |
4 | Mekanisme pasar bekerja | Mekanisme pasar dibiarkan |
menurut maslahat | bekerja sendiri | |
5 | Kompotisi pasar di kontrol oleh | Kompotisi usaha bersifat bebas |
nilai syri'ah | dan melahirkan monopoli | |
6 | Kesejahteraan fungsi dari jasmani | Kesejahteran ditentukan oleh |
ruhani dan akal | faktor-fakor materi jasadiah | |
7 | Profit motive diakui lewat | Profit motive diakui tanpa ada |
cara-cara yang halal | batasan normatif | |
8 | Mengakui free Enterprise dalam | Mengakui free Enterprise |
koridor yang hala | tanpa batasan apapun | |
Perbedaan Antara Sistem Ekonomi Islam Dan Ekonomi Sosialis | ||
No | Islam | Sosialis |
1 | Sumbernya dari al Qur'an, | Hasil pemikiran,filsafat dan |
al-Sunnah dan ijtihad | pengalaman manusia | |
2 | Berpandangan dunia holistik | Berpandangan dunia sekular |
ekstrim | ||
3 | Kepemilikan individu terhadap | Membatasi bahkan menghapuskan |
kapital dan property | kepemilikan individu atas modal | |
properti | ||
4 | Mekanisme pasar bekerja | Perekonomian dijalankan lewat |
menurut maslahat | perencanaan pusat | |
5 | Berlaku mekanisme harga | tidak berlaku mekanisme harga |
6 | Negara berperan aktif sebagai | Negara sebagai pemilik, pengawas |
pengawas dan wasiat yang adil | dan penguasa utama | |
perekonomian | ||
7 | Mengakui profit motivedalam | Tidak Mengakui profit motive |
batas normatif syari'ah | sama sekali | |
8 | Mengakui free Enterprise | Negara mengambil alih seluruh |
kegiatan ekonomi | ||
Marino Kouya 20
Tidak ada komentar:
Posting Komentar